BAB III
KERANGKA KONSEP
Kerangka Konsep
Kerangka konsep merupakan landasan berpikir untuk melakukan penelitian yang dikembangkan berdasarkan kerangka teori yang sudah dibahas dalam tinjuan pustaka. Kerangka konsep menggambarkan hubungan variabel-variabel yang akan diteliti. Kerangka konsep penelitian adalah kerangka hubungan konsep-konsep yang ingin diamati atau diukur melalui penelitian yang dilakukan (Notoadmodjo, 2010).
Skema 3.1
Kerangka Konsep
638175368300Individu
X2
Kemampuan
X2.1
Ketrampilan
X2.2
Sikap
X3.1
Kepribadian
X3.2
Penghargaan
X4.2
Desain pekerjaan
X4.1
motivasi
X3.3
Mutu pelayanan
X5
Organisasi
X4
Psikologi
X3
Empaty
X4.1
Tangible
X4.2
Realibility
X4.3
Assurance
X4.4
Responsiveness
X4.5
Kinerja Perawat pelaksana
X1

Demografi
X2.4
Pengalaman kerja
X2.3
Peran
X3.4
Kepemimpinan
X4.3
00Individu
X2
Kemampuan
X2.1
Ketrampilan
X2.2
Sikap
X3.1
Kepribadian
X3.2
Penghargaan
X4.2
Desain pekerjaan
X4.1
motivasi
X3.3
Mutu pelayanan
X5
Organisasi
X4
Psikologi
X3
Empaty
X4.1
Tangible
X4.2
Realibility
X4.3
Assurance
X4.4
Responsiveness
X4.5
Kinerja Perawat pelaksana
X1

Demografi
X2.4
Pengalaman kerja
X2.3
Peran
X3.4
Kepemimpinan
X4.3

366521920891500
2084070191770
Hipotesis
Berdasarkan kerangka konsep penelitian diatas penulis dapat merumuskan hipotesis penelitian sebagai berikut :Ada pengaruh individu dengan kinerja perawat pelaksana terhadap peningkatan mutu pelayanan di ruang rawat inap RSUD Karawang
Ada pengaruh psikologi dengan kinerja perawat pelaksana terhadap peningkatan mutu pelayanan di ruang rawat inap RSUD Karawang
Ada pengaruh organisasi dengan kinerja perawat pelaksana terhadap peningkatan mutu pelayanan pada pasien BPJS di ruang rawat inap RSUD Karawang
Ada pengaruh kinerja perawat pelaksana dengan peningkatan mutu pelayanan keperawatan pada pasien BPJS Di ruang rawat inap RSUD Karawang
Definisi Operasional
Variable Definisi Alat Ukur Hasil Ukur Skala
Kinerja Perawat Penilaian kegiatan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan.

Kuesioner diukur dengn menggunakan skala likert
4 = selalu
3 = sering
2 = jarang
1 = tidak pernah Jumlah skor mutu pelayanan keperawatan terendah adalah 9 dan tertinggi 36.

Nilai 28 – 36 kinerja tinggiNilai 19 – 27 kinerja sedang
Nilai 9 – 18 kinerja rendah Interval
Individu Seseorang yang mampu melaksanakan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan, dengan indicator :Kemampuan, ketrampilan, pengalaman kerja, demografi. Menggunakan kuesioner dengan skala likert berisi 5 pernyataan yang diisi oleh perawat dengan rentang skor
4 = selalu
3 = sering
2 = jarang
1 = tidak pernah Jumlah skor individu terendah adalah 5 dan tertinggi 25.

Nilai 16 – 20 individu baik
Nilai 11 – 15 individu kurang baik
Nilai 1 – 10 individu individu tidak baik Interval
Psikologis
Tingkah laku perawat dalam memberikan pelayanan dengan indicator : sikap, kepribadian, motivasi, peran Menggunakan kuesioner dengan skala likert berisi 7 pernyataan yang diisi oleh perawat dengan rentang skor
4 = selalu
3 = sering
2 = jarang
1 = tidak pernah Jumlah skor psikologi terendah adalah 7 dan tertinggi 28.

Nilai 22 – 28 psikologi baik
Nilai 15 – 21 psikologi kurang baik
Nilai 7 – 14 psikologi tidak baik Interval
Organisasi System kerja sama antara dua orang atau lebih yang sama – sama memiliki visi dan misi yang sama, dengan indicator: desain pekerjaan, penghargaan, kepemimpinan Menggunakan kuesioner dengan skala likert berisi 5 pernyataan yang diisi oleh perawat dengan rentang skor
4 = selalu
3 = sering
2 = jarang
1 = tidak pernah Jumlah skor organisasi terendah adalah 5 dan tertinggi 20.

Nilai 16 – 20 organisasi baikNilai 11 – 15 organisasi kurang baik
Nilai 5 – 10 organisasi sangat baik Interval
Mutu pelayanan keperawatan Pelayanan kepada pasien yang berdasarkan standar keahlian untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pasien. Menggunakan kuesioner dengan skala likert berisi 11 pernyataan yang diisi oleh perawat dengan rentang skor
4 = selalu
3 = sering
2 = jarang
1 = tidak pernah Jumlah skor mutu pelayanan keperawatan terendah adalah 11 dan tertinggi 46.

Nilai 35 – 46 mutu pelayanan Baik
Nilai 23 – 34 mutu pelayanan cukup
Nilai 11 – 22 mutu pelayanan kurang Interval